studi kelayakan rumah sakit

Penyusunan Studi Kelayakan (fs) untuk Rumah Sakit

Ada banyak contoh penyusunan studi kelayakan (fs) untuk beragam keperluan. Jika anda ingin menguji kelayakan sebuah rumah sakit maka yang anda butuhkan adalah mencari pedoman untuk penyusunan studi kelayakan terlebih dahulu. Ada banyak hal yang harus anda pertimbangkan. Studi kelayakan ini tentu saja mempunyai tujuan. Jika anda ingin melakukan studi kelayakan di rumah sakit maka tujuannya adalah untuk mengembangkan rumah sakit menjadi lebih baik sesuai dengan kebutuhan masyarakat, kondisi keuangan rumah sakit dan lain sebagainya. Studi kelayakan juga bisa dilakukan untuk mendirikan rumah sakit yang lainnya sehingga kualitasnya akan jauh lebih baik.

 

Aspek Penyusunan Studi Kelayakan

Sebelum akhirnya anda mulai melakukan penyusunan studi kelayakan (fs) untuk sebuah rumah sakit, anda harus mempertimbangkan beberapa aspek yang akan mempengaruhi proses penyusunan tersebut. Ada dua aspek yang harus anda pertimbangkan yaitu aspek internal dan juga aspek eksternal. Aspek internal meliputi sarana kesehatan, teknologi, SDM yang ada di rumah sakit, organisasi, pola penyakit di rumah sakit, kinerja dan juga keuangan serta hal-hal lainnya. Sedangkan aspek eksternal meliputi demografi, ketenagakerjaan, kebijakan, geografi, kesehatan, sosekbud dan lain sebagainya. Ada beberapa langkah yang harus anda lakukan dan tentunya anda harus menerapkan pola langkah tersebut agar sukses menyusun studi kelayakan.

 

Langkah Penyusunan Studi Kelayakan

Dalam menyusun sebuah studi kelayakan, anda harus mulai dengan persiapan data terlebih dahulu. Anda harus menyiapkan dan mengumpulkan data baik data primer maupun data sekunder. Data primer meliputi observasi lapangan, observasi kondisi, observasi potensi dan lain sebagainya. Sedangkan data sekunder meliputi literature yang digunakan serta standar atau pedoman dan ketentuan lainnya, Setelah data terkumpul, langkah lainnya adalah melakukan analisa baik analisa situasi, analisa kelayakan, analisa keuangan dan analisa permintaan. Setelah itu barulah mencari kesimpulan dan rekomendasi kelayakan.  Anda harus teliti dalam mengumpulkan semua data dan analisa sehingga studi anda ini benar-benar memberikan manfaat bagi anda dan benar-benar bisa membantu tercapainya tujuan dari penyusunan studi ini. Anda bisa mencari informasi tentang penyusunan studi kelayakan (fs) untuk rumah sakit di beberapa sumber.

ukl upl

Cari Tahu Apa itu UKL UPL dan Syarat Penyusunan UKL UPL

Beberapa orang mungkin sudah paham apa itu ukl upl dan syarat penyusunan ukl upl. Namun beberapa orang lainnya mungkin bertanya-tanya tentang hal ini. Saat ini kita bisa menemukan beragam informasi dengan sangat mudah hanya dengan waktu yang sangat singkat. Anda hanya perlu mencari informasi di beberapa situs dan anda bisa mengetahui penjelasan tentang ukl upl. UKL UPL sendiri sangat erat kaitannya dengan lingkungan kita. Sebelum akhirnya anda tahu bagaimana cara menyusun ukl upl? Anda perlu tahu terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan ukl upl disini.

 

Definisi UKL UPL

UKL UPL ini adalah singkatan dari upaya pengelolaan lingkungan hidup dan juga upaya pemantauan lingkungan hidup. Ini adalah suatu program yang dilakukan untuk memantau dan mengelola lingkungan hidup oleh penanggung jawab dan kegiatannya tidak wajib melakukan AMDAL. Jika anda ingin melakukan kegiatan yang berkaitan dengan upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan  anda harus melakukan ijin terlebih dahulu. Nantinya anda harus mengisi formulir penyusunan ukl upl yang isinya identitas pemrakarsa, dampak lingkungan yang akan terjadi, rencana usaha, program pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup serta tanda tangan dan cap. Nantinya formulir tersebut harus diajukan pada instansi yang bertanggungjawab di bidang lingkungan hidup di kota dan provinsi.

 

Data Penyusunan UKL UPL

Ada banyak data yang harus anda kumpulkan sebelum akhirnya anda bisa mendapatkan ijin untuk melakukan kegiatan pemantauan lingkungan hidup dan pengelolaan lingkungan hidup. Pertama anda harus memberikan identitas dan penanggung jawab kegiatan. Anda harus menjelaskan secara rinci kegiatan dan jenis kegiatan yang akan anda lakukan. Lokasi kegiatan juga harus dijelaskan dengan benar dan bisa juga disertai gambar. Selain hal-hal tersebut, banyak sekali laporan, desain kegiatan dan teknis kegiatan, izin yang telah dimiliki serta data lainnya yang haru anda lampirkan juga.  Anda bisa mendapatkan informasi data dan tabel apa saja yang harus anda siapkan jika ingin mengajukan UKL UPL di banyak sumber. Jika semuanya sudah lengkap maka anda bisa mulai melakukan penyusunan ukl upl dan mengajukannya.

 

jasa konsultan lingkungan

Kemudahan Pembuatan Amdal dengan Adanya Jasa Konsultan

Pernahkah Anda mendengar jasa konsultan amdal? Sebelum kita bahas lebih jauh mari kita telaah terlebih dahulu mengenai lingkungan hidup. Lingkungan hidup terdiri dari lingkungan fisik dan lingkungan sosial. Lestari tidaknya lingkungan hidup juga bergantung pada manusianya. Jika manusia mampu mentaati peraturan yang ada dan peduli terhadap lingkungan maka lingkungan pun juga akan memberikan dampak yang positif terhadap kita. Manusia tidak mungkin tidak melakukan usaha pembangunan atau aktivitas yang berhubungan dengan lingkungan. Contohnya pabrik industri yang banyak terdapat di Indonesia ini juga merupakan bagian dari aktivitas manusia yang berpengaruh terhadap lingkungan. Bagaimana hukum atau ketentuan pembangunan infrastruktur atau pabrik industri tersebut? Hukumnya sah-sah saja asalkan manusia mau mempertimbangkan dengan baik lingkungan hidup dengan cara membuat analisis dampak lingkungan. Untuk menyusun studi amdal, para pengusana atau manusia yang memiliki rancangan usaha dapat meminta jasa konsultan amdal untuk menyusun amdal.

 

Kriteria Jasa Konsultan Amdal

Kompetisi dalam dunia bisnis yang ketat membuat sebagian orang menggunakan cara-cara yang terkadang tidak terpikir dampak jangka panjangnya. Pemerintah Indonesia telah mencanangkan peraturan tersendiri yang terkait dengan lingkungan hidup. Sehingga mereka yang akan mendirikan perusahaan ataupun industri apapun tetaplah harus melalui jalur hukum agar tetap dapat menjaga kelestarian lingkungan hidup. Oleh karena itu, setiap perusahaan sekarang ini wajib untuk membuat analisa dampak lingkungan. Jika Anda salah satu yang akan mendirikan perusahaan dan belum memahami sepenuhnya mengenai seluk beluk amdal, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada jasa konsultan amdal. Untuk mencari seorang jasa konsultan amdal haruslah memiliki kriteria tertentu. Tentunya adalah mereka yang betul-betul memahami amdal baik itu analisis amdal sampai penyusunan dokumen amdal. Selain itu, carilah jasa konsultan amdal yang dapat dipercaya. Selain kriteria tersebut, jasa konsultan sebaiknya adalah yang telah berpengalaman dalam bidang keahliannya. Dia telah mampu membuat dokumen amdal dan studi amdal dengan baik.

 

Penyedia Jasa Konsultan Amdal di Internet

Jasa konsultan amdal banyak terdapat di beberapa daerah. Anda dapat mencari jasa konsultan melalui media komunikasi. Salah satunya yaitu internet. Jika Anda kesulitan mencari jasa konsultan Andapun dapat bertanya kepada perusahaan-perusahaan yang telah berpengalaman dalam hal pengurusan amdal. Biasanya jasa konsultan amdal merupakan mereka yang telah memahami seluk beluk terkait sistematika dan pelaksanaan studi analisis amdal.

dokumen amdal

Prosedur Penyusunan Dokumen Amdal

Setelah dilakukan analisis terhadap dampak lingkungan maka yang perlu dilakukan adalah penyusunan dokumen amdal. Suatu pembangunan usaha yang berkaitan dengan lingkungan haruslah terlebih dahulu dianalis mengenai dampak-dampaknya. Amdal harus disusun setelah jelas lokasi usaha pembangunan atau kegiatan teknologi yang akan dilakukan. Agar amdal berjalan secara efektif maka harus dalam pengawasan dan telah mendapatkan perijinan terlebih dahulu. Setelah dilakukan analisis maka selanjutnya adalah penyusunan dokumen amdal.

 

Dokumen Studi AMDAL

Untuk mencapai keberhasilan dalam usaha pembangunan atau kegiatan pembangunan maka juga diperlukan pendekatan studi amdal. Studi amdal ini diperlukan untuk mencapai efisiensi dan efektivitas pelaksanaan amdal. Pendekatan studi amdal dapat dilaksanakan melalui pendekatan tunggal, terpadu, dan kegiatan dalam kawasan.

Penyusunan Dokumen amdal terdiri dari beberapa rangkaian yaitu:

  1. Dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan (KA-ANDAL)
  2. Dokumen Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL)
  3. Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL)
  4. Dokumen Rencana Pemantauan lingkungan (RPL)

 

Kerangka Acuan Penyusunan Dokumen Amdal

Dokumen kerangka acuan merupakan salah satu bagian dari dokumen amdal yang paling awal. Dokumen kerangka acuan disusun berdasarkan ruang lingkup studi analisis dampak lingkungan hidup, hasil kesepakatan Penyusun dan Komisi Penilai AMDAL. Terdapat peraturan tersendiri yang memuat ketentuan dan sistematika penyusunan dokumen amdal. Sistematika dokumen kerangka acuan tersebut secara umum terdiri dari bab Pendahuluan, Pelingkupan, Metode Studi, Daftar Pustaka, dan Lampiran. Bab Satu Pendahuluan meliputi latar belakang, tujuan dan manfaat, serta pelaksanaan studi. Bab dua Pelingkupan teridiri dari:

  1. Deskripsi Rencana Kegiatan yang Akan Dikaji

Meliputi status studi amdal, kesesuaian lokasi dengan rencana tata ruang, komponen kegiatan penyebab dampak dan alternative, serta pengelolaan lingkungan yang direncanakan

  1. Deskripsi Rona Lingkungan Hidup Awal

Meliputi : komponen lingkungan terkena dampak dan kegiatan lain di sekitar lokasi rencana kegiatan.

  1. Hasil Perlibatan Masyarakat
  2. Dampak Penting Hipotetik

Meliputi: identifikasi dampak potensial, evaluasi dampak penting potensial, pengelompokkan dan prioritas dampak penting hipotetik.

  1. Wilayah Studi dan Batas Waktu kajian

Meliputi : batas wilayah studi dan batas waktu kajian.

Sitematika penyusunan dokumen amdal ini berdasarkan pada peraturan pemerintah namun sistematika tersebut bisa menyesuaikan dengan keadaan alias tidak kaku.

 

amdal

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

Setiap kegiatan yang dilakukan manusia tentunya akan memiliki dampak. Jika manusia melakukan kegiatan positif terhadap alam maka dampaknya pun akan positif, tapi jika manusia melakukan tindakan seperti halnya penebangan pohon secara liar atau perburuan hewan maka dampaknya pun akan negative terhadap lingkungan. Mengenai dampak lingkungan itu sendiri dapat dianalisa melalui kerangka acuan yang telah ada. Analisa dampak lingkungan yaitu pengkajian tentang dampak-dampak yang terjadi dan upaya penting yang direncanakan untuk pengambilan keputusan terhadap penyelamatan lingkungan.

 

Pengertian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

Analisis mengenai dampak lingkungan atau disingkat AMDAL merupakan suatu kajian penting tentang dampak besar dan usaha-usaha yang terencana untuk mengambil keputusan pada kegiatan pengelolaan lingkungan hidup. Mengenai analisa dampak lingkungan ini terdapat dasar hukumnya sendiri yaitu PP No. 27/ 1999 didukung dengan paket keputusan menteri lingkungan hidup tentang jenis usaha serta kegiatan yang wajib dilengkapi dengan AMDAL. Tujuan analisa lingkungan hidup ini adalah untuk menjamin kegiatan atau usaha pembangunan secara berkelanjutan agar tidak merusak lingkungan hidup. Analisa dampak lingkungan hidup bisa dikatakan sebagai study kelayakan suatu rencana atau usaha. Agar suatu kegiatan yang terencana berjalan dengan efektif dan efisien maka diperlukan sebuah study terhadap rencana tersebut. Analisa mengenai dampak lingkungan itu bermula dari banyaknya aktivitas manusia yang berpengaruh negative terhadap lingkungan baik lingkungan fisik maupun sosial. Reaksi negatif yang dilakukan manusia menuai pemikiran baru untuk melakukan analisa terlebih dahulu jika akan melakukan usaha pembangunan agar tidak berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar.

 

Prosedur  Analisis Dampak Lingkungan Hidup

Analisis mengenal dampak lingkungan hidup haruslah dengan cara melakukan study kelayakan dan menghasilkan dokumen-dokumen penting. Prosedur mengenai pelaksanaan analisa dampak lingkungan dapat dipilah sebagai berikut.

  1. Identifikasi dampak dari rencana usaha tersebut
  2. Penguraian rona lingkungan awal
  3. Prediksi terhadap dampak penting
  4. Evaluasi dampak penting
  5. Perumusan arahan RPL (Rencana Pengelolaan Lingkungan)

Analisa dampak lingkungan dilakukan mengingat bahwa lingkungan itu tidak hanya terdiri dari lingkungan fisik saja tetapi juga meliputi lingkungan sosial. Kriteria mengenai dampak terhadap lingkungan itu antara lain yaitu: jumlah manusia, luas wilayah, intensitas dan lamanya dampak berlangsung, jumlah komponen lingkungan lain yang terkena dampak, sifat kumulatif dampak, dan berbalik atau berbaliknya dampak.

lingkungan hidup

Pengelolaan Lingkungan Hidup Secara Berkelanjutan

Pengelolaan lingkungan hidup merupakan suatu kewajiban setiap individu untuk tetap menjaga kelestarian tempat hidup makhluk hidup ini. Usaha yang bisa dilakukan untuk mengelola lingkungan hidup beragam cara. Mulai dari lingkungan terdekat dari diri sendiri dan dimulai saat ini juga. Pengelolaan lingkungan hidup yang dilakukan saat ini dampaknya akan dapat kita rasakan sampai jangka panjang. Oleh karena itu pengelolaan ini haruslah dilakukan secara berkelanjutan.

 

Pengelolaan Lingkungan Hidup Berwawasan Ekonomi

Usaha melestarikan lingkungan hidup bisa berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi. Mengapa bisa? Sebagian besar orang akan berpikir jika sampah itu hanya akan tetap jadi sampah dan tidak memiliki nilai guna. Jika Anda sebagai orang yang kreatif, lingkungan bisa dimanfaatkan menjadi nilai jual ekonomi yang tinggi dan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Sampah dedaunan kering sebagai contohnya. Dedaunan kering ini jika tidak dimanfaatkan mungkin hanya akan dibakar begitu saja. Namun sebenarnya sampah dedaunan ini bisa dimanfaatkan menjadi bahan bakar dan Anda pun bisa menghemat minyak tanah ataupun gas elpiji. Bahan bakar briket dari sampah kering bisa Anda gunakan untuk memasak dan juga bisa Anda jual sehingga memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Selain Anda menjadi pelopor pengelolaan lingkungan hidup, Anda pun juga menciptakan suatu pekerjaan yang memiliki nilai jual tinggi.

 

Pengelolaan Lingkungan Hidup Secara Terpadu

Lingkungan bersih, Andapun nyaman. Begitulah ketika Anda berhasil menjadi salah satu pelopor lingkungan hidup. Pembuatan briket dari sampah dedaunan kering ini dapat Anda kelola menjadi sebuah usaha terpadu guna menciptakan lingkungan bersih dan berwawasan ekonomi. Terpadu dimaksudkan dengan Anda mengajak para warga untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri di desa Anda, jadi selain lingkungan Anda bersih Anda pun bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang-orang di sekitar lingkungan Anda. Sebelum Anda melakukan tindakan, lakukan beberapa langkah berikut ini. Yaitu diawali dengan penyusunan rencana secara matang mengenai konsep dan lain sebagainya. Kedua, pelaksanaan dengan memanfaatkan lingkungan sekitar. Yang terakhir, pengembangan lingkungan untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan. Yaitu dengan cara menanam kembali lahan-lahan yang telah gersang atau kering. Itulah tadi yang dimaksud sebagai pengelolaan lingkungan hidup secara terpadu dan berkelanjutan.

fs

Penyusunan Perencanaan FS (Feasibility Study) dalam Pembuatan Waterpark Sebagai Pengembangan Pariwisata Daerah

Waterpark dapat menjadi salah satu wahana rekreasi keluarga sekalius menjadi potensi pengembangan pariwisata daerah. Ditengah maraknya pembangunan dan pengembangan pariwisata daerah, waterpark menjadi salah satu potensi pariwisata yang dapat meningkatkan kemajuan dan pengembangan daerah. Pembangunan waterpark pada daerah dan kota kecil dapat menjadi salah satu potensi pariwisata baru. Membangun waterpark di daerah memerlukan suatu penyusunan perencanaan FS (feasibility study) dalam pelaksanaannya. Hal ini dilakukan agar tercipta waterpark terpadu yang menjawab kebutuhan dan keinginan masyarakat di daerah tersebut. Perencanaan FS (feasibility study) ini perlu disusun agar pembangunan kawasan waterpark sebagai potensi pariwisata daerah dapat dilakukan dengan lebih parktis dan menguntungkan. Oleh karenanya, penyusunan perencanaan FS sangat perlu untuk dilakukan.

Perencanaan FS (Feasibility Study) dalam Pembangunan Waterpark di Daerah

Perencanaan FS (feasibility study) merupakan suatu kegiatan studi atau kajian yang memberikan gambaran mengenai potensi pembangunan suatu proyek dari sisi yang lebih ekonomis, menguntungkan dan menjamin keselamatan selama pembangunan. Perencanaan FS (feasibility studdy) dilakukan agar proyek yang akan dibangun dapat dijalankan dengan lebih mudah dan sesuai dengan lokasi atau tempat pembangunan. Dalam usaha pembangunan waterpark sebagai potensi pariwisata daerah, perencanaan FS merupakan hal-hal yang memberikan kelayakan study bagi wilayah yang akan dijadikan lokasi pembanguna waterpark tersebut. kelayakan studi ini memberikan informasi mengenai kesesuaian potensi daerah dan proyek pembangunan yang akan dilaksanakan. Oleh karenanya perencanaan FS perlu dilakukan.

Penyusunan Perencanaan FS (Feasibility Study)

Sebelum melaksanakan dan menyetujui suatu pembuatan proyek terlebih dahulu disusun perencanaan FS (feasibility study) mengenai proyek yang akan dibangun. Dalam tujuannnya membangun waterpark sebagai salah satu pariwisata daerah, penyusunan perencanaan FS (feasibility study) memberikan suatu gambaran kelayakan dari segi ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan terhadap pembangunan proyek. Analisis dalam perencanaan FS ialah suatu kajian yang mengungkap kelayakan pelaksanaan proyek dan menilai keefektifan pelaksanaan program. Penyusunan perencanaan FS (feasibility study) dilakukan dengan melakukan konsultasi terhada para ahli dan pengkaji untuk dapat menentukan suatu strategi pelaksanaan proyek yang lebih menguntungkan dan lebih baik.

tpa

Perencanaan Manajemen Sampah/TPA dengan Metode Bank Sampah

Jumlah limbah padat saat ini terus mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari penumpukan sampah di sejumlah tempat pembuangan akhir (TPA). Penumpukan sampah ini mengakibatkan berbagai dampak terhadap lingkungan. Salah satu dampak yang ditimbulkan dari penumpukan sampah ialah pencemaran lingkungan. Pencemaran linkungan  ini mengganggu rutinitas warga karena penumpukan sampah menimbulkan bau yang tidak sedap dan menimbulkan lingkungan menjadi tidak sehat. Diperlukan suatu tindakan manajemen pengelolaan sampah agar sampah yang terdapat di tempat pembuangan akhir tidak dibiarkan menumpuk begitu saja. Salah satu perencanaan manajemen sampah/TPA yang berhasil dilakukan ialah dengan menggunakan konsep bank sampah. Bagaimanakah konsep bank sampah untuk mengelola sampah? Berikut penjelasan mengenai konsep perencanaan manajemen sampah/TPA melalui bank sampah.

Perencanaan Manajemen Sampah/TPA

Salah satu usaha pemerintah dalam mengurangi jumlah sampah ialah melakukan tindakan pengelolaan sampah. Pengelolaan sampah yang dilakukan saat ini masih berupa sistem 3 R yakni Reuse, Recycle, dan Reduce. Pengelolaan dengan sistem 3 R ini dinilai masih merupakan perencanaan manajemen sampah/TPA yang masih sederhana sehingga belum membawa efek yang signifikan terhadap jumlah sampah yang terdapat di tempat pembuangan akhir. Langkah dan tahapan dalam perencanaan manajemen sampah/TPA di daerah-daerah belum dilaksanakan dengan maksimal. Program membuang sampah sesuai dengan jenisnya belum dilaksanakan dengan baik sehingga menyulitkan proses pengelolaan sampah. Perencanaan manajemen sampah/TPA yang dilakukan seharusnya merupakan suatu kesatuan yang utuh menyentuh berbagai elemen masyarakat sehingga program pengelolaan sampah menjadi efektif.

Konsep Bank Sampah dalam Pengelolaan Sampah

Konsep bank sampah sebagai salah satu bentuk inovasi pengelolaan sampah merupakan salah satu terobosan yang efektif untuk dilaksanakan. Sistem ini melibatkan elemen masyarakat secara aktif. Tak hanya itu, program ini menjadi menarik karena didasari oleh sistem menabung sampah sehingga membuat warga menjadi tertarik. Sistem bank sampah ialah suatu wadah tabungan sampah warga yang dikelola oleh setiap TPA dalam daerah. Perencanaan manajemen sampah/TPA dengan menggunakan banka sampah ialah setiap warga akan dengan konsisten memisahkan sampah di rumahnya dan menabung sampah tersebut di bank sampah. Melalui bank sampah, sampah yang disetorkan telah terpilah sehingga memudahkan pengolahan. Hasil pengolahan sampah yang terdapat pada bank sampah dikembalikan kepada warga untuk meningkatkan keindahan dan kesejahteraan lingkungan.

Perencanaan Sewage Treatment Plan STP dalam Rumah Tangga

Perencanaan Sewage Treatment Plan/ STP dalam Rumah Tangga

Perencanaan sewage treatment plan / STP merupakan suatu sistem pembuangan air buangan rumah tangga yang melewati proses pengolahan terlebih dahulu agar air buangan tersebut aman untuk dibuang. Perencanaan sewage treatment plan / STP merupakasn suatu proses yang harus terdapat dalam pembuangan limbah rumah tangga. Pada sistem ini memproses air buangan limbah rumah tangga maupun buanga dapur. Bagaimanakah sistem pembuangan sewage treatment plan dalam rumah tangga? Melalui penjelasan berikut akan dibahas mengenai perencanaan sewage treatment plant / STP.

Jenis Siistem Sewage Treatment Plant / STP dalam Rumah Tangga

Perencanaan sewage treatment plan / STP dalam rumah tangga terdapat beberapa jenis yang dibedakan sesuai dengan cara pembuangan dan perletakannya. Berdasarkan cara pembuangannya dibedakan menjadi cara pembuangan air campuran dan air terpisah. Pembuagan air campuran suatu proses pembuangan yang melibatkan satu pipa saja untuk mengalirkan air kotor dan air yang telah dibersihkan. Sedangkan pasa sistem pembuangan air terpisah melibatkan pipa yang terpisah untuk mengalirkan dua air yang berbeda yakni air kotor dan air yang telah dibersihkan untuk dibuang.

Perencanaan sewage treatment plant/ STP yang disesuaikan dengan perletakannya juga dibagi menjadi dua yakni sistem STP gedung, dan sistem pembuangan luar. Sistem STP gedung merupakan sistem pembuangan yang letaknya di dalam gedung. Sedangkan sistem STP luar merupakan sistem pebuangan yang terletak di luar gedung.

Persiapan Perencanaan Sewage Treatment Plan  STP

Untuk membuat suatu perencanaan sewage treatment plant /STP perlu ditentukan peralatan dan kelengkapan dalam pembuatan STP selain itu Anda juga perlu mengetahui jenis STP yang umumnya digunakan. Terdapat dua alat penting yang digunakan dalam membuat STP yakni pompa submersible dan sewage treatment plant/STP. Perlu diketahui pula mengenai jenis STP yang umumnya digunakan. Terdapat tiga jenis STP yang sering digunakan yakni extended aeration activated sludge process yang menggunakan sistem aerasi, sistem rotating bioogical contractor yang menggunakan sistem clirifier tank  dan bio activator yang memanfaatkan bioaktivator sebagai penjernih air buangan.

ipal

Perencanaan  IPAL (Instalasi Pengelohan Air Limbah) Laboratorium IPA SMP

Laboratorium IPA SMP menjadi salah satu sumber belajar dan sarana belajar bagi siswa yang keberadaannya sangat diperlukan. Laboratorium sebagai penunjang pembelajaran memiliki fungsi yang sangat penting. Oleh karena itu, pembangunan laboratorium IPA SMP harus memenuhi standar tertentu. Standar  yang terdapat dalam laboratorium IPA SMP meliputi standar tata letak pembagian ruang, standar penyimpanan alat, standar keamanan dan perencanaan IPAL (instalasi pengolahan air limbah). Standar-standar tersebut harus sesuai dengan aturan pembangunan laboratorium IPA SMP yang aman. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan laboratorium IPA yakni sistem keamanan dan tata letak pembagian ruang, keselamatan laboratorium , dan sistem IPAL.

Keamanan dan Keselamatan Laboratorium

Keamanan dan keselamatan laboratorium merupakan salah satu bagian terpenting dalam pembuatan laboratorium. Sistem keamanan dan keselamatan laboratorium meliputi juga perencanaan IPAL (instalasi pengolahan air limbah). Keselamatan laboratorium mencakup berbagai sistem keamanan laboratorium seperti alarm kebakaran, alat-alat keselamatan laboratorium seperti jas laboratorium, sarung tangan, ruang asap, ruang asam, dan lain sebagainya. Pembuatan ruang-ruang keselamatan tersebut dikaitkan dengan kebutuhan aktivitas laboratorium yang dilakukan. pada aktivitas laboratorium yang tinggi  memerlukan ruang keselamatan yang lebih besar pula. Selain itu perlu dipersiapkan perencanaan IPAL (instalasi pengolahan air limbah) agar limbah bahan kimia yang digunakan tidak mencemari lingkungan.

Sistem IPAL (instalasai pengelolaan air limbah)

Pentingnya sistem perencanaan IPAL (instalasi pengelolaan air limbah) dalam suatu laboratorium membuat sistem IPAL merupakan hal yang seharusnya dipenuhi. Oleh karena itu, suatu sekolah atau lembaga yang membuat laboratorium wajib memiliki sistem IPAL. Sistem IPAL dalam laboratorium mencakup sistem pengolahan air limbah dan sistem pembuangaan limbah. Sistem instalasi pengelolaan air limbah memiliki proses pengolahan terlebih dahulu sebelum dibuang secara bebas di lingkungan. Sistem IPAL laboratorium juga mencakup sistem tempat pembuangan yang layak. Hal ini mengingat terdapat beberapa air limbah yang membutuhkan sistem pembuangan khusus. Sistem IPAL pada laboratorium juga mencakup pengelolaan pipa pembuangan air limbah yang perlu diproses terlebih dahulu serta tempat pembuangan yang tidak berbahaya. Terdapat suatu proses tertentu yang harus dipenuhi sebagai standar keselamatan pembuangan air limbah.