amdal lingkungan, dokumen amdal, penyusunan amdal, perencanaan amdal, menyusun amdal, dokumen amdal, wajib amdal, proses amdal, kegiatan amdal

Kriteria – Kriteria Kegiatan Usaha Yang Wajib Menyusun AMDAL

Kriteria – Kriteria Kegiatan Usaha Yang Wajib menyusun AMDAL 

Kriteria – Kriteria Kegiatan Usaha Yang Wajib menyusun AMDAL  – Pastinya banyak pertanyaan mengenai Jenis Rencana kegiatan usaha wajib amdal ? Ya, tidak semuanya kegiatan usaha tersebut wajib memiliki amdal artinya kegiatan usaha yang berdampak penting pada lingkungan hidup , Dampak penting berarti adanya perubahan lingkungan hidup yang ada kaitannya dengan kegiatan usaha pada lingkungan tersebut. Ada beberapa kriteria penting yaitu tidak berbaliknya dampak, dampak yang bersifat kumulatif, seberapa banyaknya dampak pada komponen lingkungan hidup, seberapa lama berlangsungnya dampak serta seberapa luas wilayah penyebaran dampak.

Kriteria kegiatan usaha yang berdampak penting dan wajib melengkapi AMDAL yaitu penerapan teknologi yang diperkirakan dan mempunyai potensi besar  dalam mempengaruhi lingkungan hidup, kegiatan usaha berisiko tinggi dan dapat mempengaruhi pertahanan negara, penggunaan bahan nonhayati dan hayati, introduksi terhadap jenis hewan serta tumbuhan dan jasad renik, proses kegiatan usaha yang hasilnya akan berpengaruh pada pelestarian Kawasan konservasi sumber daya alam serta perlindungan cagar budaya, proses kegiatan usaha yang hasilnya nanti akan berpengaruh pada lingkungan buatan, alam dan juga sosial budaya.

Dokumen AMDAL terdiri atas 3 dokumen yaitu dokumen KA ANDAL, RKL dan RPL dengan prosedur penyusunan dokumen AMDAL yang merupakan penyusunan dokumen ANDAL, KA , RKL dan RPL yang mempunyai kaitannya satu sama lain, AMDAL sendiri hanya bisa disusun oleh pemrakarsa atau melalui pihak lain yang telah tergabung dengan Lembaga jasa penyusunan dokumen AMDAL tetapi yang sudah berkompeten dan memiliki history pekerjaan yang baik serta memiliki sertifikat kompetensi pada bidang yang terkait dengan penyusun AMDAL, Pemrakarsa yaitu orang atau instansi pemerint yang ditunjuk untuk bertanggung jawab pada suatu kegiatan usaha yang akan dilaksanakan. Kepengurusan AMDAL tidak bisa dilakukan oleh pegawai negeri sipil yang bekerja dilingkup pusat, provinsi maupun kabupaten atau kota.

Semoga informasi tentang  Kriteria – Kriteria Kegiatan Usaha Yang Wajib Menyusun AMDAL  Dapat membantu , Terimakasih

wajib amdal,amdal lingkungan,lingkungan hidup,konsultan lingkungan,dokumen amdal,penyusunan amdal, perencanaan amdal,kerangka amdal,amdal uklupl, dokumen amdal

Wajib AMDAL dan UKL-UPL sebagai syarat dapatkan Izin Lingkungan

Wajib AMDAL dan UKL-UPL sebagai syarat dapatkan Izin Lingkungan

Wajib AMDAL dan UKL-UPL sebagai syarat dapatkan Izin Lingkungan – Setiap aktivitas kegiatan pembangunan yang sedang dikerjakan dalam bentuk kegiatan usaha pasti akan menimbulkan berbagai dampak yang berpengaruh kepada lingkungan. Dalam proses pelaksanaan pembangunan juga harus diterapkan prinsip berwawasan lingkungan yang berkelanjutan atas dampak yang ditimbulkan dari aktivitas pembangunan tersebut dan dilakukannya analisis pada awal perencanaannya, sehingga dengan langkah pengendalian terhadap dampak negatif serta pngembangan atas dampak positif dapat dipersiapkan sedini mungkin. AMDAL dan UKL-UPL sebagai perangkat sekaligus instrument yang digunakan dalam melaukan proses pengendalian dan pengembangan dampak lingkungan. Syarat untuk bisa mengantongi izin lingkungan juga dengan mengurus AMDAL dan UKL-UPL.

Ada beberapa tingkatan dalam kegiatan usaha dilihat dari perspektif lingkungan yaitu pertama Usaha kegiatan wajib AMDAL, kegiatan wajib UKL-UPL dan kegiatan wajib SPPL. Kegiatan yang wajib izin lingkungan yaitu kegiatan yang memiliki AMDAL atau UKL-UPL ini sudah diatur dalam peraturan perundang undangan tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, jadi kegiatan usaha yang wajib lingkungan meliputi kegiatan usaha yang wajib AMDAL ataupun kegiatan usaha yang wajib memiliki UKL-UPL. Adanya sanksi jika suatu usaha belum mengantongi izin lingkungan juga diatur dalam peraturan undang undang tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang bunyinya Setiap orang yang menjalankan proses kegiatan usaha tanpa ada izin lingkungan akan dikenakan sanksi berupa denda.

AMDAL sendiri sebagai dokumen penting yang berisi kajian atas kegiatan usaha yang akan direncanakan pada lingkungan hidup sebagai proses pengambil keputusan tentang penyelenggaraan dari suatu kegiatn usaha, Hasil dari kajian AMDAL yaitu berupa Dokumen Kerangka Acuan , Dokumen ANDAL, dan Dokumen RKL-RPL. Tidak semua kegiatan usaha harus wajib amdal apabila kegiatan usaha tersebut tidak berdampak pada lingkungan hidup, adapun kriteria nya yaitu besarnya jumlah penduduk yang terancam terkena dampak, seberapa luas wilayah penyebaran dampak, prakiran lama dampak yang berlangsung, banyaknya komponen lingkungan hidup yang akan terkena dampak dan kriteria kriteria lain yang disesuaikan dengan pengembangan ilmu pengetahuan teknologi.

Semoga informasi tentang  Wajib AMDAL dan UKL-UPL sebagai syarat dapatkan Izin Lingkungan Dapat membantu , Terimakasih

dokumen ukl-upl, penyusunan ukl-upl, penyusunan amdal, konsultan lingkungan, konsultasi lingkungan, dokumen amdal, pemantauan lingkungan, pengelolaan lingkungan, amdal lingkungan

Jasa Konsultasi Lingkungan Untuk Penyusunan Dokumen UKL-UPL

Jasa Konsultasi Lingkungan Untuk Penyusunan Dokumen UKL-UPL

Jasa Konsultasi Lingkungan Untuk Penyusunan Dokumen UKL-UPL – Upaya dalam mengelola lingkungan hidup dan pemantauan lingkungan yang sering kita sebut dengan istilah UKL-UPL merupakan bentuk pengelolaan dan juga pemantauan terhadap kegiatan usaha yang tidak menimbulkan dampak penting bagi lingkungan hidup yang diperlukan untuk proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaran ijin kegiatan usaha.

Berlakunya peraturan untuk mewajibkan UKL-UPL yaitu bagi kegiatan usaha yang tidak menyusun AMDAL agar pemantauan serta pengelolaan dampak dari kegiatan usaha dapat dikelola dengan baik sesuai dengan peraturan yang ada. UKL-UPL menjadi suatu perangkat pengelolaan lingkungan dalam pengambilan keputusan dan sebagai dasar untuk mengeluarkan ijin melakukan proses kegiatan usaha. Pentingnya dokumen UKL-UPL sebagai persyaratan kelengkapan perolehan izin untuk perencanaan proyek. Kewajiban untuk melakukan penyusunan dokumen UKL-UPL wajib bagi kegiatan usaha yang sudah berjalan tetapi sama sekali belum pernah mengurus dokumen UKL-UPL.

Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan dibuat sebagai bentuk penanganan atas dampak lingkungan yang timbul dengan skala kecil dan tidak kompleks pada suatu proyek. Prosedural dalam proses penyusunan UKL-UPL tidak sama dengan penyusunan AMDAL, melainkan dengan menggunakan form yang berisi Info terkait identitas dari pemrakarsa perencanaan kegiatan usaha atas dampak lingkungan yang ditimbulkan serta program pengelolaan dan pemantauan lingkungan hdup desertai dengan tanda tangan beserta cap dan disertahkan ke instansi yang bertanggung jawab pada bidang pengelolaan lingkungan hidup yang berlokasi dengan satu wilayah kegiatan usaha.

Upaya dalam pengelolaan lingkungan serta pemantauan lingkungan akan bisa dinyatakan berlaku sepanjang kegiatan usaha tersebut berlangsung tanpa tidak merubah lokasi kegiatan usaha, desain serta proses kegiatan usaha tersebut. Upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan telah dinyatakan sesuai dengan formulir isian kelayakan kegiatan usaha namun UKL-UPL dinyatakan telah kadaluarsa apabila kegiatan usaha tersebut tidak dilaksanakan sesuai degan peraturan yang berlaku dalam jangka waktu tiga tahun sejak rekomendasi atas UKL-UPL.

Semoga informasi tentang  Jasa Konsultasi Lingkungan Untuk Penyusunan Dokumen UKL-UPL Dapat membantu , Terimakasih

konsultan amdal, amdal lalin, amdal lalu lintas, penyusunan amdal, pengerjaan amdal, perencanaan amdal, dokumen amdal

Jasa Konsultan Untuk Penyusunan Dokumen AMDAL Lalu Lintas

Jasa Konsultan Untuk Penyusunan Dokumen AMDAL Lalu Lintas / LALIN

Jasa Konsultan Untuk Penyusunan Dokumen AMDAL Lalu Lintas / LALIN – Dokumen AMDAL Lalu lintas adalah bentuk studi terhadap dampak lalu lintas oleh suatu kegiatan usaha tertentu dan menghasilkan bentuk dokumen perencanaan lalu lintas, Peraturan mengenai penyusunan AMDAL LALIN juga telah tercantum pada peraturan perundang undangan tentang Lalu Lintas Angkutan jalan wajib dilaksanakan pada tiap kegiatan usaha dan disinyalir dapat mengakibatkan timbulnya gangguan keamanan, gangguan ketertiban, gangguan keselamatan yang mengakibatkan terganggunya kelancaran lalu lintas serta angkutan jalan.

Adapaun tujuan dari dilakukannya AMDAL Lalu lintas yaitu dapat memprediksi timbulnya dampak akibat dari pembangunan pada suatu kawasan, dapat menentukan berbagai bentuk perbaikan ataupun peningkatan dalam mengakomodasikan perubahan seiring dengan akibat dari pengembangan baru. Tujuan selanjutnya untuk menselaraskan berbagai keputusan tentang tata guna lahan pada kondisi lalu lintas, lokasi akses serta menjadi alternative dalam peningkatan dan perbaikan, Identifikasi berbagai masalah yang bisa saja memunculkan berbagai presepsi atas usulan yang ada sebagai alat pengawasan dan juga evaluasi pada tiap pelaksanaan manajemen rekayasa lalu lintas.

Dokumen AMDAL Lalu lintas juga telah didasarkan didalam peraturan pemerintah tentang manajemen dan rekayasa AMDAL Manajemen Kebutuhan Lalu lintas yang menyangkut pada Analisis Bangkit dan Tarikan lalu lintas serta angkutan jalan, adanya simulasi kinerja Lalu lintas tanpa dan dengan adanya pengembang, didapatkannya rekomendasi rencana pengimplementasian terhadap penanganan dampak yang ada, tanggung jawab pemerintah serta pengembang pada pembangunan dan penanganan terhadap dampak kedepannya, dan yang terakhir Perencanaan pemantauan dan evaluasi.

Dalam memilih Jasa Konsultan AMDAL Lalu lintas dalam membantu pekerjaan anda maka ada yang perlu diperhatikan yatiu melakukan komunikasi langsung dengan penyusun AMDAL Lalin dan penanggung jawab perusahaan konsultan AMDAL Lalu lintas , lebih teliti dalam memilih jasa konsultan karena juga tidak semua konsultan lingkungan dapat menyusun dokumen serta laporan ijin lingkungan ,Maka dari itu pastikan pihak pihak yang terlibat haruslah berkompeten dalam menyusun dokumen AMDAL.

Semoga informasi tentang  Jasa Konsultan Untuk Penyusunan Dokumen AMDAL Lalu Lintas/LALIN Dapat membantu , Terimakasih

amdal lingkungan, konsultan lingkungan, penyusunan amdal, penyusunan lingkungan, pemantauan lingkungan, amdal lingkungan, dokumen amdal

Penyusunan AMDAL sebagai Instrumen Wajib Pengelolaan Lingkungan

Penyusunan AMDAL sebagai Instrumen Wajib Pengelolaan Lingkungan

Penyusunan AMDAL sebagai Instrumen Wajib Pengelolaan Lingkungan – Wajib bagi setiap orang yang melakukan kegiatan usaha untuk Menyusun AMDAL sebagai syarat pengelolaan lingkungan, dalam proses mendapatkan izin usaha diharuskan melampirkan dokumen kelayakan lingkungan karena bagian dari studi AMDAL.  Penyusunan AMDAL harus dilakukan dengan proses persiapan, penyusunan hinga pelaksanaan dan di dapatkan hasi. Hasil yang didapatkan akan dapat mengendalikan beberapa dampak kerusakan lingkungan oleh suatu kegiatan usaha.

Anggapan bahwa melaksanakan kajian AMDAL adalah pemborosan itu tidak benar, AMDAL sebagai dokumen penting didalam pengelolaan lingkungan. Pihak Jasa Konsultan Penyusunan AMDAL diharuskan dapat bertanggung jawab atas pelaksanaannya, melakukan pengumpulan data, mengidentifikasi dampak, serta mengevaluasinya. Tim Penyusunan AMDAL harus punya integritas yang baik dan cakap dibidangnya serta mengetahui proses penyusunan AMDAL dari awal hingga akhir.

Jika AMDAL telah disetujui menjadi dokumen pengelolaan lingkungan hidup untuk suatu usaha dan kegiatan selanjutnya apakah kegiatan tersebut dilaksanakan dengan sungguh sungguh serta dokumen AMDAL tersebut dapat digunakan dilapangan sesuai dengan perjanjian awal. Apabila dokumen telah habis tanggal izin nya maka pihak owner haruslah memperpanjang izinnya, tetapi seringkali banyak kegiatan usaha yang tidak dapat menunjukan dokumen AMDAL (RKL dan RPL) yang beralasan bahwa dokumen tersebut disimpan di kantor pusat.

Badan pengawasan lingkungan hidup diwajibkan untuk selalu memantau dan mengawasi tiap jenis kegiatan usaha yang wajib AMDAL supaya program RKL dan RPL dapat dilaksanakan dengan sungguh-sungguh karena ini termasuk dalam persetujuan layak tidaknya lingkungan yang telah ada kegiatan usahanya. Pentingnya Personil yang menangani AMDAL paham tentang substansi serta memiliki legalitas pengawasan.

Pihak institusi pengawasan AMDAL harus punya history data dan status semua kegiatan usaha wajib AMDAL pada kurun waktu tertentu untuk dapat diolah dan dirubah sewaktu waktu apabila ada perubahan lingkungan kegiatan usaha. Apabila ada pelanggaran maka diberikan sanksi yang tegas agar pemrakarsa bisa tegas dalam pembinaan dan melaksanakan janji pengelolaan serta pemantauan lingkungan.

Semoga informasi tentang  Penyusunan AMDAL sebagai Instrumen Wajib Pengelolaan Lingkungan Dapat membantu , Terimakasih

dokumen amdal, penyusunan amdal, amdal lingkungan, lingkungan hidup

Biaya Jasa Konsultan penyusunan dokumen AMDAL dan UKL UPL

Biaya Jasa Konsultan penyusunan dokumen AMDAL dan UKL UPL

Biaya Jasa Konsultan penyusunan dokumen AMDAL dan UKL UPL – Pihak investor sering sekali mengabaikan kepengurusan dokumen lingkungan yang meliputi AMDAL dan UKL-UPL dikarenakan tidak adanya tarif atau harga kesepakatan yang jelas dalam proses pembuatan serta proses untuk mendapatkan persetujuan layak tidaknya lingkungan untuk AMDAL dan rekomendasi UKL-UPL. Pihak investor mengira bahwa sulit dan mahalnya pembuatan dokumen lingkungan. Dalam kasus ini secara tidak langsung juga menjadikan lambatnya pertumbuhan investasi di Indonesia.

Pada peraturan pemerintah tentang AMDAL juga sudah diatur bagaimana aturan biaya amdal meliputi biaya pelaksanaan kegiatan yang akan ditanggung oleh pemerintah dengan kesesuaian wewenang serta biaya penyusunan pada penilaian dokumen amdal telah dibebankan kepada pemrakarsa tapi banyak sekali kenyataan dilapangan bahwa tidak adanya tarif tetap yang harus keluarkan pemrakarsa dalam mendapatkan persetujuan kelayakan lingkungan dan rekomendasi UKL-UPL.

Bila hal diatas dibiarkan terus menerus bisa saja akan menimbulkan kontra produktif dengan kampanye pemerintah dimana semua kegiatan usaha harus menerapkan bisnis ramah lingkungan. Maka dari itu pemerintah pun juga harus memberikan kemudahan bagi pengusaha dalam proses pengurusan dokumen lingkungan. Kejadian nyata dilapangan masih kerap adanya praktek menyimpang yaitu biaya yang diterima konsultan ke institusi penilaian dokumen AMDAL sangat besar dan tidak sesuai dengan tarif standar yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Proses penyusunan dokumen UKL UPL sebenarnya sederahana namun pada kenyataannya proses nya rumit dan sangat berat , kesesuaian tarif juga menjadi permasalahan paling utama. Apabila tim penyusun serta pemrakarsa menanyakan berapa tarif yang harus dibebankan malah tidak jawaban pasti. Lalu dikemanakan dana yang telah dibayarkan dan jadi milik siapa dana tersebut. Seharunya ada kejelasan dari pihak pemerintah dan pihak yang terkait agar memberikan informasi secara terperinci soal peraturan dan kewajiban untuk penyusunan dokumen amdal.

Harapannya untuk pihak yang terlibat dalam kepengurusan penyusunan dokumen lingkungan semoga ada aturan yang jelas dan adanya biaya terperinci sebagai terobosan dalam menghilangkan beberapa penghambat tersebut agar kepengurusan dokumen AMDAL dan UKL-UPL dan di proses dengan mudah serta efektif.

Semoga informasi tentang  Biaya Jasa Konsultan penyusunan dokumen AMDAL dan UKL UPL Dapat membantu , Terimakasih

dokumen amdal

Pentingnya Mengetahui Tahapan Pelaksanaan Penyusunan Dokumen AMDAL

Pentingnya Mengetahui Tahapan Pelaksanaan Penyusunan Dokumen AMDAL

Pentingnya Mengetahui Tahapan Pelaksanaan Penyusunan Dokumen AMDAL  – Penysunan dokumen adalah proses analisis terhadap beberapa perubahan yang diakibatkan dari kegiatan usaha yang di lakukan oleh manusia. Aktivitas kegiatan usaha ini melingkupi aspek ekonomi , sosial, politik dan budaya. Maka diperlukan perencanaan yang pasti agar bisa diimplementasikan sesuai dengan peraturan yang berlaku sejalan dengan monitoring dan evaluasi lingkungan.

Kegiatan AMDAL dilakukan sebelum dilaksanakannya proyek pembangunan kegiatan usaha yang akan dilakukan yang ada dampaknya dengan lingkungan disekitar lokasi usaha.Dilakukannya proses AMDAL agar dapat mengambil keputusan ya atau tidaknya penyelenggaraan usaha dapat dilangsungkan, serta kegiatan usaha tersebut apakah layak atau tidak layak lingkungan.Lalu ada banyak pertanyaan yang sering muncul yaitu pentingkah pelaksanaan penyusunan dokumen amdal , ada beberapa pembahasan disini yaitu sebagai bahan untuk perencaaan pembangunan wilayah, Untuk membantu proses pengambilan keputusan apakah layak lingkungan atau tidak pada suatu kegiatan usaha, pantauan langsung terhadap pengelolaan lingkungan hidup serta dapat menginformasikan dampak apa yang timbul dari rencana kegiatan usaha.

Penyusunan dokumen amdal juga tak lepas dari beberapa tujuan yang harus tercapai yaitu dapat mengetahui apa dampak penting dari suatu kegiatan usaha, bisa menjamin proses berlangsung nya kegiatan usaha dari segi teknis serta lingkungan, serta menjadi bukti kegiatan usaha tersebut taat pada peraturan hukum dan sesuai dengan perijinan yang berlaku.Hasil yang diperoleh dari proses penyusunan dokumen amdal yaitu berupa Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan, Analisis Dampak Lingkungan, Rencana Pengelolaan Lingkungan serta Rencana Pemantauan Lingkungan.Adapun dampak besar yang mungkin saja timbul akibat dari kegiatan usaha yang berlangsung yaitu adanya perubahan bentuk lahan serta bentang alam, perlakuan ekplorasi sumber daya alam, pemborosan akibat dari proses kegiatan usaha dan menimbulkan kerusakan lingkungan hidup serta merosotnya sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya, dan mempengaruhi kelestarian cagar budaya. Kegiatan ini memiliki resiko yang tinggi pada pertahanan negara.

Semoga informasi tentang  Pentingnya Mengetahui Tahapan Pelaksanaan Penyusunan Dokumen AMDAL   Dapat membantu , Terimakasih

dokumen amdal

Prosedur Penyusunan Dokumen Amdal

Setelah dilakukan analisis terhadap dampak lingkungan maka yang perlu dilakukan adalah penyusunan dokumen amdal. Suatu pembangunan usaha yang berkaitan dengan lingkungan haruslah terlebih dahulu dianalis mengenai dampak-dampaknya. Amdal harus disusun setelah jelas lokasi usaha pembangunan atau kegiatan teknologi yang akan dilakukan. Agar amdal berjalan secara efektif maka harus dalam pengawasan dan telah mendapatkan perijinan terlebih dahulu. Setelah dilakukan analisis maka selanjutnya adalah penyusunan dokumen amdal.

 

Dokumen Studi AMDAL

Untuk mencapai keberhasilan dalam usaha pembangunan atau kegiatan pembangunan maka juga diperlukan pendekatan studi amdal. Studi amdal ini diperlukan untuk mencapai efisiensi dan efektivitas pelaksanaan amdal. Pendekatan studi amdal dapat dilaksanakan melalui pendekatan tunggal, terpadu, dan kegiatan dalam kawasan.

Penyusunan Dokumen amdal terdiri dari beberapa rangkaian yaitu:

  1. Dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan (KA-ANDAL)
  2. Dokumen Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL)
  3. Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL)
  4. Dokumen Rencana Pemantauan lingkungan (RPL)

 

Kerangka Acuan Penyusunan Dokumen Amdal

Dokumen kerangka acuan merupakan salah satu bagian dari dokumen amdal yang paling awal. Dokumen kerangka acuan disusun berdasarkan ruang lingkup studi analisis dampak lingkungan hidup, hasil kesepakatan Penyusun dan Komisi Penilai AMDAL. Terdapat peraturan tersendiri yang memuat ketentuan dan sistematika penyusunan dokumen amdal. Sistematika dokumen kerangka acuan tersebut secara umum terdiri dari bab Pendahuluan, Pelingkupan, Metode Studi, Daftar Pustaka, dan Lampiran. Bab Satu Pendahuluan meliputi latar belakang, tujuan dan manfaat, serta pelaksanaan studi. Bab dua Pelingkupan teridiri dari:

  1. Deskripsi Rencana Kegiatan yang Akan Dikaji

Meliputi status studi amdal, kesesuaian lokasi dengan rencana tata ruang, komponen kegiatan penyebab dampak dan alternative, serta pengelolaan lingkungan yang direncanakan

  1. Deskripsi Rona Lingkungan Hidup Awal

Meliputi : komponen lingkungan terkena dampak dan kegiatan lain di sekitar lokasi rencana kegiatan.

  1. Hasil Perlibatan Masyarakat
  2. Dampak Penting Hipotetik

Meliputi: identifikasi dampak potensial, evaluasi dampak penting potensial, pengelompokkan dan prioritas dampak penting hipotetik.

  1. Wilayah Studi dan Batas Waktu kajian

Meliputi : batas wilayah studi dan batas waktu kajian.

Sitematika penyusunan dokumen amdal ini berdasarkan pada peraturan pemerintah namun sistematika tersebut bisa menyesuaikan dengan keadaan alias tidak kaku.