Pedoman Penyusunan Laporan UKL-UPL

Pedoman Penyusunan Laporan UKL-UPL

Pedoman Penyusunan Laporan UKL-UPL Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup atau yang dikenal dengan UKL-UPL merupakan salah satu alternatif solusi dari masalah pembangunan yang semata-mata hanya berwawasan ekonomi namun tidak memperhatikan ekosistem yang ada disekitarnya. Akibat dari pembangunan tersebut adalah kerusakan yang terjadi di setiap daerah. Oleh karena itu perlu adanya UKL dan UPL saat seseorang ingin mendirikan usaha terutama yang berkaitan dengan pembangunan gedung atau usaha yang wajib amdal.

,Jasa Penyusunan Laporan UKL-UPL di Jakarta
,Jasa Penyusunan Laporan UKL-UPL di Bekasi
,Jasa Penyusunan Laporan UKL-UPL di Bandung
,Jasa Penyusunan Laporan UKL-UPL di Batam
,Jasa Penyusunan Laporan UKL-UPL di Bali
,Jasa Penyusunan Laporan UKL-UPL di Papua
,Jasa Penyusunan Laporan UKL-UPL di Makassar
,Jasa Penyusunan Laporan UKL-UPL di Medan
,Jasa Penyusunan Laporan UKL-UPL di Banjarmasin

Bagi anda yang akan menyusun laporan UKL-UPL berikut adalah pedoman penyusunannya. Dalam menyusun laporan beberapa hal yang perlu anda perhatikan adalah

  1. Pada bagian ini, dokumen berisi laporan mengenai maksuddan tujuan pelaksanaan UKL-UPL yang diuraian secara umum, dan jelas sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Selain itu sertakan pula pernyataan kebijakan dari pemilik gagasan pendirian usaha atau kegiatan tersebut. Isinya ialah kesediaan untuk melaksanakan hukum yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan tentang lingkungan. Selain itu perlu adanya penyampaian komitmen untuk mengelola lingkungan semaksimal mungkin dan mencegah dari adanya kerusakan-kerusakan yang bisa terjadi akibat operasional kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan.
  2. Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pada bagian ini, anda perlu menguraikan bentuk-bentuk pengelolaan lingkungan hidup yang meliputi usaha pencegahan, menghindar dan meminimalisasi dampak negatif dan sebaliknya, meningkatkan manfaat atau dampak positifnya. Uraian tersebut dapat dicantumkan dalam bentuk tabel atau matrik agar lebih singkat dan mudah dipahami. Beberap poin yang perlu dicantumkan adalah dampak lingkungan, sumber masalah, indikator keberhasilan pengelolaan lingkungan hidup, bentuk pengelolaan lingkungan hidup, periode pengelolaan lingkungan hidup, dan institusi pengelolaan lingkungan hidup.

Dengan melaksanakan kegiatan-kegitan tersebut, maka kualitas lingkungan tetap terjaga. Ketika kualitas lingkungan terjaga, maka kehidupan masyarakat akan lebih nyaman dan  sejahtera. Demikian artikel tentang pedoman penyusunan laporan UKL-UPL.

 

 

 

 

 

Incoming search terms: